Di masa pandemi Covid-19 Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pemustaka. Oleh karenanya Dispursip Kalteng harus beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi ini.
Adaptasi Kebiasaan Baru adalah sebuah mekanisme moderasi agar kita tetapi bisa produktif dan berkarya tanpa harus dikalahkan pandemi. Ada beberapa layanan yang baru diluncurkan, salah satunya adalah pembuatan kartu anggota online (i-Kartu).
Baca juga : Layanan Perpustakaan Kalteng Tutup Sementara
Salah satu syarat agar bisa meminjam buku dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan adalah memiliki kartu keanggotaan. Tujuan pembuatan kartu anggota Perpustakaan Kalteng adalah memudahkan pencatatan data peminjam dan memberikan hak peminjam yang sesuai dengan peraturan.
Layanan ini mendapat respon positif dari banyak mahasiswa salah satunya adalah Yariyanto Zendrato, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya, sangat menyambut baik dengan adanya layanan i-kartu ini.
"Tentunya, pembuatan i-kartu adalah bagian dari kepedulian akan pentingnya dan berjalannya produktifitas literasi di masa pandemi. Metode yang ditawarkan i-kartu ini juga sudah sangat membantu untuk setiap pemustaka yang ingin mendaftar. " katanya.
Ia menambahkan "Secara pribadi saya sebagai mahasiswa tentu sangat mengapresiasi dan menilai layanan online yang ditawarkan Dispursip Kalteng ini sangat bermanfaat di masa seperti ini. Perihal memperhatikan dan peduli akan kesehatan sekarang ini adalah sosok terpenting untuk setiap individu, maka solusi yang diberikan Dispursip Kalteng adalah jawaban dari Kerinduan setiap peminat literasi untuk tetap produktif di masa pandemi. "
Tata cara pembuatan kartu anggota baru adalah sebagai berikut, pemustaka cukup mengakses website dispursip.kalteng.go.id , kemudian klik bagian pendaftaran anggota online. Setelah itu, isi formulir scan berkas yang diminta dan upload. Lalu, menghubungi operator via WA 0822 5056 9911. Operator akan membalas, memverifikasi data dan menentukan tanggal untuk pengambilan Kartu fisik.
Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, Lena Zahra Fauziah mengakui terbantu sekali dengan adanya layanan ini, karena tidak perlu mengantri untuk perpustakaan dan selain itu tata cara pendaftarannya pun sangat mudah.
"Saya berharap perpustakaan Kalteng selalu memudahkan rumus Kakak walaupun masa Pendem ini dan memfasilitasi peminjaman buku dengan nyaman walaupun secara online. Dalam artian perpustakaan Kalteng memberikan layanan dengan maksimal walaupun dengan keterbatasan dan diharapkan dapat mempertahankan kinerja tersebut. " tutur mahasiswi berusia 20 tahun ini.
Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera daftar menjadi anggota Perpustakaan Kalteng. Menurutnya, dengan kita menjadi bagian dari Perpustakaan Kalteng akan mempermudah akses ke Perpustakaan Kalteng.


Bagikan