Oleh : Ahmad Zul Khairi, Mahasiswa IAIN Palangkaraya Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam
Di kehidupan sekarang yang serba bisa alias era teknologi, media sosial menjadi pendamping kehidupan yang tidak terpisahkan kita, apalagi seorang remaja sangat mudah memahami media sosial seperti Instagram, facebook, dan twitter. Teknologi komunikasi setiap harinya semakin berkembang pesat Media social adalah sebuah media online atau platform digital, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi/berkomunikasi satu sama lain dari jarak jauh alias melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya, Media Sosial juga bisa dengan cepat memperoleh sebuah berita dan informasi.
Baca juga : Mengingat Kembali COVID-19 dan Reaksinya pada Tubuh
Namun di samping itu memiliki yang dampak salah satunya ialah mengabaikan Bahasa formal, karena terbiasa dengan lingkungan media sosial tersebut sehingga mengabaikan tata Bahasa baku, padahal di akui oleh turis di dunia real life bahwa Indonesia adalah negara yang ramah, namun tidak di dunia online(sosial media), di situ terdapat banyak kata-kata yang kurang pantas, tidak lain pengguna nya kebanyakan adalah remaja.
media sosial juga mempunyai negative karena mudah nya remaja memahami media sosial tersebut tetapi tidak sedikit yang bersikap kritis terhadap suatu berita yang muncul, sehingga banyak nya kaum remaja termakan hoax setelah menyebarkan berita ke media sosial mereka sebelum di teliti lebih dalam.
Media sosial bisa dapat mempengaruhi waktu belajar seorang remaja karena terlalu focus dengan sosial media nya sehingga meninggalkan kewajiban nya yang mana menyebabkan kecanduan yang berlebihan dan dapat menutup diri dengan kehidupan sekitar. Dan secara tidak sengaja jika kita melakukan/menjelajaahi suatu web yang berita dan ternyata tertuju ke web pornografi.
Maka dari itu kita harus bijak dalam menggunakan media sosial, gunakanlah untuk kepentingan yang bermanfaat dan selain itu selalu berhati-hati dan bijak akan memasuki suatu berita agar tak termakan hoax atau informasi-informasi tentang iklan belanja maupun giveaway yang ternyata berkedok hacker.
Perhatikan pula etika dalam bersosial media dengan baik karena negara telah memberikan atukan dan batasan bermedia sosial dalam (UU ITE). Namun saya mendapat kabar bahwa UU ini akan di hapus entah kenapa, meski UU tersebut di hapus kita harus bijak dalam bersosial media.


Bagikan