Rabu, 13 Mei 2026

Dakwah di Media Sosial, Efektifkah?

Nada Hikmatul Ilmi Nada Hikmatul Ilmi

Oleh : Nada Hikmatul Ilmi, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, IAIN Palangka Raya.

Islam termasuk dalam agama misionaris. Yang mana dakwah merupakan suatu kegiatan yang lumrah terjadi di agama Islam. Dakwah merupakan suatu kegiatan yang bersifat untuk mengajak, memanggil dan menyeru Sudah Sudah seharusnya setiap muslim berdakwah karena dakwah merupakan sebuah tugas yang wajib di lakukan. Pada dasarnya dakwah tidak hanya suatu kegiatan yang formal yang hanya dilakukan saat ada acara-acara besar saja. Yang artinya dakwah bisa saja dilakukan di acara yang tidak bersifat formal. Banyak orang yang menyempitkan arti bahwa dakwah hanya dilakukan di atas mimbar ataupun ditempat-tempat yang menggelar kegiatan besar Islam. Dakwah juga tidak hanya dilakukan oleh pemuka-pemuka agama seperti Ustadz ataupun Habib. Semua umat muslim dapat ikut serta dalam menyebarkan ajaran agama Islam dengan catatan Da’i dapat memahami pesan dakwah yang ingin disampaikannya.

Baca juga : [ Hukum Dan Criminal] Modus Kejahatan Baru, Yang Suka Belanja Online Wajib Siaga Satu

Di era saat ini, era digital banyak sekali media yang dapat digunakan untuk berdakwah. Para da’i dapat memanfaatkan media sebagai alat untuk berdakwah. Hal ini dapat memudahkan para da’i untuk berdakwah. Seperti yang terlihat sekarang banyak sekali Da’i yang mulai memanfaatkan sosial media pribadinya untuk berdakwah. Bahkan, mereka menggunakan beberapa metode yang unik untuk dapat menarik perhatian para Mad’unya. Di era sekarang pula banyak sekali media sosial yang dapat dimanfaatkan sebagai media dakwah. Seperti Tiktok, Instagram, Youtube, Twitter dan lain-lain. Semuanya kembali lagi kepada para Da’i apakah mereka dapat mengemas pesan dakwah yang ingin mereka sampaikan dengan cara yang unik. Apalagi sekarang sosial media sudah menjadi kebutuhan manusia. Orang dewasa, remaja, bahkan anak-anak pun sudah mulai menggunakan media sosial. Hal ini menjadi peluang besar untuk para Da’i dapat berdakwah menggunakan media sosial.

Berdakwah menggunakan media sosial tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan nya tersendiri. Kelebihannya bisa dilihat di era sekarang tentunya kita sebagai mad’u ataupun da’i sangat mudah sekali untuk mengakses sosial media. Hanya dengan mempunyai kuota internet atau wifi lalu mempunyai akun media sosial kita dapat mengakses ataupun membuat konten dakwah di media sosial. Dengan begini berarti sosial media memiliki arti dapat memudahkan da’i maupun mad’u dalam proses berdakwah. Kekurangan berdakwah di media sosial adalah terkadang dakwah di media sosial hanya bersifat satu arah saja dan penyalah gunaan konten tersebut. Terkadang konten dakwah bisa menjadi boomerang bagi suatu individu ataupun kelompok sebagai tameng. Klebihan dan kekurangan yang disebutkan disini hanya sebagian besar saja tentunya banyak sekali kelebihan dan kekurangan berdakwah melalui media sosial.

Setelah membaca kelebihan dan kekurangan dakwah di media sosial mungkin setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing mengenai dakwah di media sosial. Tapi saya berpendapat bahwa berdakwah menggunakan media sosial di era saat ini sangatlah efektif. Semua orang menggunakan sosial media. Bahkan, beberapa orang berfikiran media sosial dapat menjadi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena media sosial merupakan salah satu platform yang paling mudah untuk di akses. Oleh karena itu, dengan kecanggihan era disaat ini dapat menjadi manfaat bagi kita semua.

About Us

Kalteng Cerdas adalah media online yang lahir untuk menyajikan berita terkini, inspiratif, dan mudah diakses bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Kami hadir dengan semangat literasi digital, menghadirkan konten berita, artikel, foto, dan video yang informatif sekaligus menghibur.