Rabu, 13 Mei 2026

Paylater Menjebakmu

Salsa Bela Anisa Salsa Bela Anisa

Oleh: Salsa Bela Anisa, Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, IAIN Palangkaraya.

Zaman sekarang semuanya serba canggih apa lagi dibidang tekhnologi yang mana salah satunya fitur paylater yaitu cicilan tanpa menggunakan kartu kredit. Siapa yang tidak tergiur berbelanja barang sekarang bayarnya nanti bahkan bisa dicicil. Fitur ini hasil kerja sama antara marketplace dengan lembaga jasa keuangan. Dengan paylater dapat memudahkan setiap orang dalam berbelanja barang kebutuhan serta keinginan.

Baca juga : Local Brand Apakah Bisa Bersaing?

Namun tahukah anda paylater dapat menjebak anda? Kenapa begitu? Padahal dengan paylater sangat memudahkan kebutuhan dengan dapat membeli barang walaupun sedang krisis keuangan dan bisa mencicil menggunakan paylater. Kenapa demikian?

Benar sekali dengan adanya fitur paylater dapat memudahkan membeli barang terlebih bagi yang memiliki ekonomi menengah kebawah, namun bunga yang mereka ambil pun tidak sedikit bahkan bunga dari paylater bisa lebih tinggi dibanding menggunakan kartu kredit. Kebanyakan orang berpikir asalkan barang yang dibutuhkan terbeli masalah cicilan belakangan saja, padahal itu bisa menjadi satu kelalaian karna sebelum membeli belum sempat memeriksa bunga yang diberikan dan juga ketika sudah jatuh tempo budget yang dimiliki belum cukup sehingga menyebabkan penundaan pembayaran yang mana akan dikenakan denda tertentu.

Fitur paylater sering mengiming-imingi dengan  promo yang besar besaran sehingga benyak dari kita yang tergiur menggunakannya. Dan yang akan menjadi masalah adalah menggunakan paylater dengan berbelanja konsumtif, membeli barang sesuai keinginan yang tidak terlalu dibutuhkan padahal secara tak sadar paylater ini adalah sistem berhutang, dengan berbelanja konsumtif kita bisa terlilit hutang yang jumlahnya tidak sedikit belum lagi dengan bunga dan denda ketika kita terlambat membayarnya. Zaman sekarang banyak sekali orang yang bergaya tidak sesuai dengan ekonomi yang dimilikinya.

Paylater salah satu kebiasan yang dapat merusak keuangan. Fitur ini memang memudahkan kita dalam berhutang, namun secara tidak sadar lambat laun akan meningkat sampai melampaui batas kemampuan kita. Dengan demikian dapat merusak keuangan yang awal telah diatur sedemikian rupa, hanya karna keinginan berbelanja konsumtif semua hancur dengan sia sia. Belum lagi jika terlambat membayar tagihan paylater, SLIK (sistem layanan informasi keuangan) kita akan kotor dan yang pastinya masuk dalam catatan bank indonesia (BI) yang mana menyebabkan kerugian  pada masa yang akan datang.

Dilansir dari akun tiktok @felicia.tjiasaka, tips menggunakan paylater dengan baik. Pertama batasi pinjaman sesuai dengan kemampuan masing masing  maksimal cicilan 30% dari income kita jangan melebihi dari itu karna dapat mengakibatkan tidak seimbangnya pengeluaran uang kita. Kedua bayarlah cicilan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan agar tidak mendapat denda serta tidak tercatat di bank. Yang terakhir jangan gunakan paylater bila tidak perlu sungguh disayangkan kita membayar bunga yang begitu tinggi atas barang yang sebenarnya tidak diperlukan hanya memenuhi keinginan sesaat.

Jika kita berkaca pada pandangan islam beberapa ulama memiliki perbedaan pendapat ada ulama yang sangat berhati-hati mengatakan paylater tidak diperbolehkan karna memakai sistem bunga atau ribawi, mau bagaimana pun yang namanya hutang piutang tidak boleh ada tambahan. Tambahan tersebut atau sering dikatakan sebagai bunga itulah yang dinamakan riba dalam islam. Yang mana pada Al-Qur’an riba haram hukumnya salah satunya dalam surah AR-Rum ayat 39 yang berbunyi:

وَمَآ Ø§Ù°ØªÙŽÙŠÙ’تُمْ Ù…ِّنْ Ø±ÙÙ‘بًا Ù„ِّيَرْبُوَا۠ ÙÙÙŠÙ’Ù“ Ø§ÙŽÙ…ْوَالِ Ø§Ù„نَّاسِ ÙÙŽÙ„َا ÙŠÙŽØ±Ù’بُوْا Ø¹ÙÙ†Ù’دَ Ø§Ù„لّٰهِ ÛšÙˆÙŽÙ…َآ Ø§Ù°ØªÙŽÙŠÙ’تُمْ Ù…ِّنْ Ø²ÙŽÙƒÙ°ÙˆØ©Ù ØªÙØ±ÙÙŠÙ’دُوْنَ ÙˆÙŽØ¬Ù’Ù‡ÙŽ Ø§Ù„لّٰهِ ÙÙŽØ§ÙÙˆÙ„ٰۤىِٕكَ Ù‡ÙÙ…ُ Ø§Ù„ْمُضْعِفُوْنَ

Artinya: "Dan, sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia menambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)". (QS Al-Rum: 39).

Maka dari itu kita sebagai pengguna media online hendaknya bijak dalam menggunakan semua fitur yang tersedia termasuk paylater ini, sebaiknya jika ingin membeli suatu barang menabung dulu jangan tergiur dengan berhutang yang mana dapat merugikan diri kita sendiri akan terlilitnya hutang. Membeli barang pun jangan yang berlebihan atau bersikap konsumtif. Paylater ini memanglah enak namun dapat menjebak, jangan jadikan hal praktis sebagai patokan hidup semua yang diinginkan pasti ada usaha yang besar. Tidak jarang hal yang praktis dapat menyerang diri kita sendiri.

 

About Us

Kalteng Cerdas adalah media online yang lahir untuk menyajikan berita terkini, inspiratif, dan mudah diakses bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Kami hadir dengan semangat literasi digital, menghadirkan konten berita, artikel, foto, dan video yang informatif sekaligus menghibur.